3 Hal Yang Harus Dilakukan Ketika Website Kena Hacking
Di era teknologi seperti sekarang ini, mempunyai website adalah suatu keharusan bagi perusahaan untuk memasarkan barang dan jasanya. Melalui website, banyak hal yang dapat dilakukan seperti menyediakan informasi hingga berhubungan secara langsung dengan pelanggan sehingga meningkatkan kualitas pelayanan. Namun, memiliki website juga memiliki risiko, risiko apa? Salah satunya adalah risiko hacking. Whatishacking.org mendefinisikan hacking sebagai berikut“Hacking is the practice of modifying the features of a system, in order to accomplish a goal outside of the creator’s original purpose. The person who is consistently engaging in hacking activities, and has accepted hacking as a lifestyle and philosophy of their choice, is called a hacker.”Singkatnya, arti hacking adalah suatu aktivitas memodifikasi suatu sistem untuk mencapai tujuan tertentu bagi orang yang melakukannya (hacker). Aktivitas hacking ini, biasanya dilakukan untuk tujuan “jahat” dan bersifat mengganggu seperti mengacak-acak tampilan website menjadi sesuatu yang tidak diinginkan, membuat website jadi tidak dapat diakses, mencuri password dan sebagainya.
Lantas apakah yang harus Anda lakukan sebagai seorang website administrator ketika website terkena hacking? Berikut 3 hal utama yang harus Anda lakukan:
1) Jangan Panik! Ganti halaman awal website Anda dengan informasi tertentu. Misalnya,under construction, atau “sedang dalam perbaikan, maaf atas ketidaknyamanan ini” yang dibuat dengan sederhana misalnya dengan index.html. Hal ini penting untuk supaya Anda tidak terkesan “meninggalkan” website Anda. Dibalik itu, Anda sedang melakukan perbaikan pada website Anda, dan memberitahukan server hosting Anda.
2) Restore website Anda ke kondisi sebelum kena hacking, Anda dapat melakukan hal ini di Control Panel atau Cpanel website Anda, selain itu Anda dapat juga menghubungi bagian server hosting website Anda siapa tahu melakukan backup berkala, atau kalau Anda selalu membackup datanya, dapat Anda upload sendiri dan kembalikan ke kondisi awal. Mengembalikan ke kondisi awal adalah cara termudah yang dapat dilakukan.
3) Berpikir ke depan untuk antisipasi. Pepatah mengatakan penyerangan yang terbaik adalah pertahanan yang terbaik. Anda harus beripikir untuk antisipasi supaya mengurangi risiko hacking pada website Anda, misalnya, jika dirasa folder administrator kurang aman menggunakan path: www.websiteanda.com/admin, maka Anda dapat mengubah nama foldernya menjadi www.websiteanda.com/adminwebsitekami, namun pastikan juga Anda mengubah path untuk setiap halaman website Anda yang menuju ke halaman admin, itu adalah salah satu contoh sederhana. Selain itu, hal yang harus Anda lakukan adalah selalu membackup website Anda. jika Anda bingung bagaimana Anda dapat membackup lewat control panel Anda dan pilih full backup, lakukan setidaknya 1 bulan 1x, jika website Anda berisi data pelanggan yang jumlahnya bertambah, akan lebih baik jika Anda selalu membackupnya setiap seminggu sekali.
Sumber : Blog Baba Studio
Sumber : Blog Baba Studio






0 komentar:
Posting Komentar